PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) PEMBUATAN ECO ENZYME

Pada topik ini peserta didik diperkenalkan dengan kepedulian terhadap sampah yang ada di lingkungannya, bagaimana memanfaatkan limbah sampah dapur yang kurang dilirik pemanfaatannya menjadi sebuah produk yang syarat manfaat. Apa itu eco enzym ? Eco-enzyme adalah hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan air. Warnanya coklat gelap dan memiliki aroma fermentasi asam manis yang kuat. Komposisi sampah yaitu 54% berasal dari sampah organik. Produk eco-enzyme merupakan produk ramah lingkungan yang mudah digunakan dan mudah dibuat. Pembuatan eco-enzym hanya membutuhkan air, gula sebagai sumber karbon, dan sampah organic sayur dan buah. Pemanfaatan eco-enzym dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah rumah tangga terutama sampah organic yang komposisinya masih tinggi. Dalam pembuatannya, eco-enzym membutuhkan container berupa wadah yang terbuat dari plastik, penggunaan bahan yang terbuat dari kaca sangat dihindari karena dapat menyebabkan wadah pecah akibat aktivitas mikroba fermentasi. Eco enzyme tidak memerlukan lahan yang luas untuk proses fermentasi seperti pada pembuatan kompos dan tidak memerlukan bak komposter dengan spesifikasi tertentu. Proses Eco-Enzym Jenis sampah organik yang diolah menjadi eco enzyme hanya sisa sayur atau buah yang mentah. Fermentasi yang menghasilkan alkohol dan asam asetat yang bersifat disinfektan hanya dapat diaplikasikan pada produk tanaman karena kandungan karbohidrat (gula) di dalamnya. Proses fermentasi akan berlangsung 3 bulan. Bulan pertama, akan dihasilkan alcohol, kemudian pada bulan kedua akan menghasilkan cuka dan pada bulan ketiga menghasilkan enzyme. Pada bulan ketiga, EE kita sudah bisa dipanen. Manfaat Eco Enzym Untuk Pertanian Berikut merupakan beberapa manfaat cairan eco-enzim Sebagai Cairan Pembersih Pupuk tanaman Eco-enzyme berguna untuk menyuburkan tanah dan tanaman, menghilangkan hama, dan meningkatkan kualitas dan rasa buah dan sayuran yang kamu tanam. Aplikasi: campurkan 30 ml Eco-enzyme ke dalam 2 liter air. Masukkan campuran larutan air dan Eco-enzyme ini kedalam botol semprot dan semprotkan ke tanah di sekitar tanamanmu atau langsung ke tanamanmu kalau tanamanmu terkontaminasi oleh hama. side note: Jangan gunakan 100% larutan eco-enzym ke tanah atau tanamanmu karena akan membuat tanah asam dan “membakar” tanamanmu. Pengusir hama Eco-Enzyme sangat efektif untuk mengusir hama tanaman seperti anggrek dan sayu-sayuran bahkan hama atau hewan yang mengganggu di sekitar rumah, seperti kecoa, semut, lalat, nyamuk, dan serangga lainnya. Aplikasi: campurkan 15 ml Eco Enzyme ke dalam 500 ml air. Masukkan campuran larutan air dan Eco-enzyme ini kedalam botol semprot dan semprotkan ke area yang kamu targetkan untuk bebas hama Melestarikan lingkungan Larutan pembersih komersial yang ada sekarang sering kali mengandung berbagai jenis senyawa kimia seperti fosfat, nitrat, amonia, klorin dan senyawa lain yang berpotensi mencemari udara, tanah, air tanah, sungai dan laut. Penggunaan Eco-enzyme sebagai larutan pembersih alami berkontribusi menjaga lingkungan bumi kita. Cara Membuat Eco Enzym Cara membuat eco enzim yaitu dengan mencampurkan 1 bagian gula/ molases, 3 bagian sampah organik dan 10 bagian air jernih. Campuran tersebut didiamkan selama 3 bulan di wadah plastik kedap udara. Jika pH sudah dibawah 4,0 berarti eco enzim sudah siap dipanen. Sebelum digunakan, disaring terlebih dahulu. Indikator Eco-Enzim Bereaksi dengan baik: Warna nya cerah sesuai dengan bahan yang kita gunakan. Namun warna ini akan sangat berbeda antara satu dengan yang lainnya. Tergantung dengan bahan yang kita gunakan. Bahkan jika bahan yang digunakan sudah sama namun micro organisme yang berbeda akan menyebabkan warna yang berbeda. Aroma nya sesuai dengan bahan (tidak berbau busuk) Ada jamur putih. Kalau jamurnya hitam berarti gagal, dan kita harus segera memulihkannya dengan cara menambahkan gula kedalam wadah sesuai takaran semula. Setiap hari dalam bulan pertama sebaiknya dibuka untuk mengeluarkan gas. Pada saat membuka tempat Eco-Enzyme, jika ada bahan yang tidak tenggelam maka dapat kita aduk dan tekan bahan hingga tenggelam ke dalam air.
Share:

SERBA SERBI KEGIATAN P5 GAYA HIDUP BERKELANJUTAN

Berikut ini adalah video singkat yang dibuat oleh siswa SMPN 1 Tegalsari terkait dengan pelaksanaan P5 tema gaya hidup berkelanjutan yang telah dilaksanakan.
Share:

VIDEO KEGIATAN P5 TEMA GAYA HIDUP BERKELANJUTAN

Berikut ini adalah video singkat kegiatan P5 dengan tema gaya hidup berkelanjutan. Kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta didik adalah pemanfaatan limbah sampah dapur menjadi eco enzym Koordinator bersama fasilitator memberikan pengarahan kepada peserta didik
Share:

LAPORAN KEGIATAN SISWA (P5) TEMA GAYA HIDUP BERKELANJUTAN

LAPORAN KEGIATAN SISWA DALAM PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TEMA : GAYA HIDUP BERKELANJUTAN
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu yang bertujuan untuk penguatan nilai-nilai profil pelajar Pancasila untuk mewujudkan “Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila”. Pancasila adalah dasar filosofi negara Indonesia yang menjadi landasan bagi semua aktivitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Oleh karena itu, pemahaman dan implementasi Pancasila sangat penting bagi setiap warga negara Indonesia, terutama bagi generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa. Pembelajaran proyek penguatan profil pelajar Pancasila sangat penting untuk membentuk warga negara yang memiliki kepribadian dan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Melalui pembelajaran ini, pelajar dapat memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi individu yang memiliki integritas dan loyalitas terhadap negara. Selain itu, pembelajaran proyek penguatan profil pelajar Pancasila juga dapat membentuk kesadaran dan kesetiaan terhadap negara dan bangsa. Pelajar akan menyadari bahwa setiap tindakan dan keputusan yang diambil harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan tidak merugikan negara dan bangsa. Dengan demikian, pembelajaran proyek penguatan profil pelajar Pancasila sangat penting bagi perkembangan dan masa depan bangsa Indonesia. Generasi muda yang memiliki pemahaman dan implementasi Pancasila yang kuat akan menjadi warga negara yang berkualitas dan memiliki kemampuan untuk memajukan negara dan bangsa. Pada Proyek pertama Kelas Fase. D ini mengambil tema "Gaya Hidup Berkelanjutan". Tema ini mengambil 3 topik utama yaitu, pemanfaatan sampah an organik menjadi ecobrick, pemanfaatan sampah menjadi barang kerajinan, pemanfaatan limbah sampah dapur menjadi eco enzym. Dalam hal ini SMP Negeri 1 Tegalsari bekerja sama dengan pengurus bank sampah sekolah sekaligus pembina PLH Ibu Elok W.P, M.Pd yang telah berkecimpung di bidang pengolahan sampah, dan aktif sebagai guru sekaligus PKK dan UMKM. Ecobrick berasal dari dua kata dalam bahasa inggris, yaitu “ecology” dan “brick”. Di mana ecology menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai ilmu tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan (kondisi) alam sekitarnya (lingkungannya). Adapun brick berarti bata, batu, batu merah/tembok. Dua kata ini jika digabungkan menjadi “ecobrick” dapat diartikan bata ramah lingkungan. Ecobrick adalah teknik pengelolaan sampah plastik yang terbuat dari botol-botol plastik bekas yang di dalamnya telah diisi berbagai sampah plastik hingga penuh kemudian dipadatkan sampai menjadi keras. Setelah botol penuh dan keras, botol-botol tersebut bisa dirangkai dengan lem dan dirangkai menjadi meja, kursi sederhana, bahan bangunan dinding, menara, panggung kecil, bahkan berpotensi untuk dirangkai menjadi pagar dan fondasi taman bermain sederhana bahkan rumah Sejarah Ecobrick Salah satu pemimpin utama gerakan ecobrick dunia yaitu Russel Maier. Russel yang merupakan seorang desainer regeneratif dari Kanada ini telah mengembangkan teknologi ecobrick sejak tahun 2012 di Philippines dan Bali. Keahliannya adalah memicu ecobricking menjadi gerakan komunitas, kota dan Negara. Ecobrick adalah suatu sistem untuk mengelola dan menggunakan ulang sampah plastik. Program ecobrick sebagai suatu sistem pengelolaan sampah berkelanjutan, dengan cara yang sederhana dan bahan yang terjangkau diharapakan dapat meningkatkan partisipasi maysarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan Cara Membuat Ecobrick Membuat ecobrick cukup mudah. Tetapi harus mulai dengan benar. Ini adalah cara hidup dan kebiasaaan jangka panjang. Ikuti petunjuk sederhana untuk membuat ecobrick yang sempurna : Kumpulkan, pisahkan, bersihkan, jenis plastik untuk membuat ecobrick. Pilih merk dan ukuran botol yang sama. Botol yang paling banyak di komunitas anda Memiliki ecobrick dalam botol yang sama sebangun akan mempermudah dan memperindah hasil. Gunakan tongkat kayu untuk memadatkan. Hindari besi, kaca, yang akan merusak botol. Hindari kertas dan sisa makanan yang akan terurai. Masukkan plastik lembut yang berwarna untuk dasar botol untuk membuat konstruksi bangunan ecobrick menjadi berwarna. Sangat penting untuk memastikan kualitas ecobrick. Timbang ecobrick Suggested minim ecobrick weights 1500ml = 500g, 600ml = 200 g. Berat minimal = volume botol x 0,33 g/ml adalah kepadatan minimum ecobrick yang bagus. Berikan label di setiap ecobrick: nama, tanggal, berat, nomor seri. Manfaat Ecobrick Ketika plastik dibuang, dibakar atau ditimbun, akan meracuni bumi, udara dan air. Ketika kita menyimpan, memilah, dan membungkus dalam botol, kita bisa membuat bata ecobrick yang bisa digunakan kembali. Bersama kita bisa membangun kawasan hijau yang akan menyuburkan lingkungan dan masyarakat. (Dari berbagai sumber @palp)
Share:

PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5)

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan upaya untuk mendorong tercapainya Profil Pelajar Pancasila dengan menggunakan paradigma baru melalui pembelajaran berbasis projek. Dengan menjalankan P5, guru diharapkan dapat menemani proses pembelajaran siswa untuk dapat menumbuhkan kapasitas dan membangun karakter luhur sebagaimana yang diejawantahkan dalam Profil Pelajar Pancasila. VISI PENDIDIKAN INDONESIA "Mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila." PROFIL PELAJAR PANCASILA “Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.” Profil pelajar Pancasila adalah karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu peserta didik melalui: 1. Budaya satuan pendidikan Iklim satuan pendidikan, kebijakan, pola interaksi dan komunikasi, serta norma yang berlaku di satuan pendidikan. 2. Pembelajaran intrakurikuler Muatan pembelajaran Kegiatan/pengalaman belajar 3. Projek penguatan profil pelajar Pancasila Projek Lintas Disiplin Ilmu yang kontekstual dan berbasis pada kebutuhan masyarakat atau permasalahan di lingkungan satuan pendidikan. (Pada pendidikan kesetaraan berupa projek pemberdayaan dan keterampilan berbasis profil Pelajar Pancasila). 4. Ekstrakurikuler Kegiatan untuk mengembangkan minat dan bakat. source: https://pusatinformasi.kolaborasi.kemdikbud.go.id/hc/en-us/articles/8747598052121-Mengenal-Projek-Penguatan-Profil-Pelajar-Pancasila
Share:

Khotmil Qur'an SMPN 1 Tegalsari

Siswa dan Guru melaksanakan Khotmil Qur'an bersama-sama
Dear sobat SPENTURI, Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H/2022 M, SMP Negeri 1 Tegalsari menyelenggarakan event Khotmil Qur'an lho, sebagai wujud rasa syukur kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Acara ini merupakan acara puncak dari program "Ngaji" pembiasaan khotmil Qur'an yang dilaksanakan setiap pagi, pembelajaran praktik baik sebelum proses belajar mengajar dimulai. Melalui program ini diharapkan dapat mewujudkan pribadi siswa yang religius, berakhlak mulia dan berprestasi, sebagaimana tertuang dalam Visi dan Misi SMP Negeri 1 Tegalsari. #Spenturijaya
Share:

Lingkungan Bersih, Pikiran Jernih

 


Dear sobat Spenturi tercinta, semangat pagii! Semoga selalu sehat dan tetap semangat ya..

Kali ini tiba saatnya Spenturi mengadakan kegiatan Jumat bersih. Jum'at Bersih adalah salah satu dari rangkaian kegiatan pembiasaan praktik baik yang dilakukan di SMP Negeri 1 Tegalsari. Beberapa pembiasaan yang dilakukan setiap hari Jum'at adalah Jum'at Taqwa, Jum'at cerdas, Jum'at sehat dan Jum'at bersih yang dilaksanakan secara bergantian. 


Ada apa dengan hari Jumat? 

Jum'at adalah hari yang penuh berkah dan limpahan rahmat Allah. Jum'at adalah hari yang begitu istimewa. SMPN 1 Tegalsari tidak pernah melewatkan momen terbaiknya di hari Jumat lho sobat.

Berbagai praktik baik dilakukan setiap hari Jum'at melalui kegiatan pembiasaan yang di harapkan dapat menguatkan pendidikan karakter siswa dan siswi Spenturi tercinta. Dari praktik baik ini diharapkan lahir generasi yang berprofil pelajar pancasila.


Kenapa kita harus menjaga kebersihan?

Sobat Spenturi tentu masih ingat bukan?, hadis yang mengatakan "Kebersihan adalah sebagian dari iman"? 

Semua ibadah yang kita lakukan, salah satu syaratnya adalah harus bersih dari najis dan hadas. Begitupun dengan sekolah kita, kebersihan lingkungan sekolah harus kita perhatikan dengan baik.  Kebersihan lingkungan sekolah adalah faktor yang berperan penting dalam menunjang proses kegiatan belajar mengajar. 

Jika lingkungan sekolah kita bersih, maka akan tercipta suasana yang nyaman, asri sehingga akan membawa dampak positif bagi seluruh warga sekolah. 

Tujuan utama dari kegiatan Jum'at bersih adalah menumbuhkan rasa memiliki dikalangan siswa akan pentingnya kebersihan lingkungan sekolah demi kesehatan bersama, sehingga dapat tercipta suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan, sekolahpun dapat terpelihara dengan baik.

Secara tidak langsung, kegiatan Jum'at bersih juga ikut menumbuhkan rasa cinta dan  kepedulian siswa terhadap lingkungannya sehingga terbentuk peserta didik yang berkarakter.


Jum'at bersih dilaksanakan pada pagi hari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Seluruh siswa kelas 7,8 dan 9 bahu membahu kompak melakukan kerja bakti bersama. Setiap kelas mempunyai job description sendiri-sendiri, ada yang bertugas membersihkan halaman sekolah, ruang kelas, taman, dan lingkungan sekitar sekolah. 

Lingkungan yang sehat dapat meningkatkan konsentrasi belajar, sehingga seluruh warga sekolah bisa fokus dan antusias dalam kegiatan pembelajaran. Lelah? Itu pasti, tapi dari lingkungan yang bersih, tercipta jiwa yang sehat dan raga yang kuat. Lingkungan bersih, pikiran jernih, terciptalah generasi yang tangguh, generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia.


By :~Risa~
Share:

Popular Posts

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) PEMBUATAN ECO ENZYME

Pada topik ini peserta didik diperkenalkan dengan kepedulian terhadap sampah yang ada di lingkungannya, bagaimana memanfaatkan limbah sa...

Popular Posts

Recent Posts

Kontak Kami